“Fairuz”

Masukan dari April 2008

!narubiL

30 April, 2008 · & Komentar

!rubil simak iraH

:ukanacneR

  • gnatiwK ek negnep
  • amal irad riskatuk hadu gnay adum urib anraw enO-Z oineG mleh kognen ,ruoferraC ek negnep
  • nasamuheK tesiR acab nieseleyn negnep
  • gnais rudit negnep
  • iteY abM hamur ek negnep
  • natililiC id okE kaP maya eim nakam negnep

:) .isasilaeret naka ukanacner hakapa koseb tahil atiK

!!!rubilreb tamaleS

:)

Kategori: catatanku
Ditandai: , , ,

Pesan Mereka

29 April, 2008 · & Komentar

Febri:
Lik, ajarin matematika, beliin RPUL, beliin UUD ‘45, beliin sweater ijo, beliin sandal di PGC, temenin ke dapur, temenin ke kamar mandi, etc…

Nabila:
Lik, nyari suami yang baik ya, yang perhatian ma istri ya, yang ganteng ya, biar anaknya putih… (lha, kagak nyambung?)

Fauzi:
Ga usah ngebut-ngebut, Lik. Lik Leni kan lom pintel naik motol.

Eka:
Sering pulang kampung ya, Lik. (seandainya tiket kereta hanya sepuluh ribu perak…)

Budi:
Mobil-mobilan yang di Pusaka Indah ya, Lik. Oke? Cuma dua ratus ribu… (cuma???)

Fauzan:
Lik eNi puyang kapan? Ojan mau jeyuk ma peymen…

Nanda:
Kapan maen ke lumah Nanda…?

Keponakan-keponakanku yang lucu… :)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: ,

Nasihat Mereka

29 April, 2008 · & Komentar

Ibu:
Tegar.

Mas Ugo:
Perjalananmu masih panjang.

Mas Iin:
Jangan menyalip mikrolet atau metromini dari sebelah kiri.

Mba Yuli:
Tetap istiqomah.

Mba Yeti:
Aku dulu juga selalu kangen rumah, selalu ingin pulang, tetapi lama-lama bisa betah di Jakarta. Waktu akan mengubah banyak hal.

Mba Yayut:
Cuek!

Mba Eni:
Reni jaga kesehatan, ya.

Aku sayang Ibu, Mba-Mba, Mas-Mas…

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: , ,

Tugas dari Endah

25 April, 2008 · & Komentar

selamat! anda mendapat kehormatan untuk mengerjakan tugas berantai di http://endahhh.wordpress.com/2008/04/24/tugas-berantai-lagi/

Itu adalah bunyi pesan gtalk yang Endah kirim ke aku kemarin siang. Baiklah, Ndah. Akan segera kukerjakan tugas darimu.

Pertama-tama, aku diminta untuk menuliskan nama dan link situs pemberi tugas. (sudah… lihat atas!)

Kedua, aku diminta untuk meng-copy paste peraturan terkait tugas ini, yang meliputi:

1. Each blogger must post these rules;
2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves;
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names;
4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.

Langsung saja aku tunaikan tugasku selanjutnya, ya?!

Sepuluh fakta atau kebiasaan tentang aku:

Fakta pertama…
Aku adalah seorang ceroboh.

Buktinya:

  • Aku sering meninggalkan rumah yang kosong tanpa mengunci pintunya terlebih dahulu;
  • Kalaupun aku meninggalkan rumah yang kosong dengan mengunci pintunya terlebih dahulu, anak kuncinya sering masih menggantung di daun pintu;
  • Aku sering menghilangkan barang milik pribadi, mulai dari pulpen, pensil, mukena, dompet, isi dompet, flash disk, hingga ponsel;
  • Aku sering merusakkan barang milik orang lain, mulai dari kacamata, kartu seluler, ponsel, komputer, hingga motor;
  • Dan sebagainya.

Fakta kedua…
Aku adalah seorang pelupa.

Buktinya:

  • Aku sering lupa mengunci pintu rumah (yach, sama kayak jawaban di atas dong…);
  • Kalaupun tidak lupa mengunci pintu rumah, sering lupa mengambil anak kuncinya dari daun pintu (yach, sama lagi jawabannya…);
  • Aku sering lupa menyimpan kunci motor;
  • Aku sering lupa menyimpan kunci lemari;
  • Aku sering lupa nama orang;
  • Aku sering lupa wajah orang;
  • Aku sering lupa kapan tidur (maksude gampang ketiduran…);
  • Dan sebagainya.

Fakta ketiga…
Aku adalah seorang pemalas.

Buktinya:

  • Ponselku sering lowbat atau mati karena aku malas mengisi baterainya;
  • Lemakku banyak karena aku malas berolahraga;
  • Aku sering kelaparan pada jam 10 pagi karena malas sarapan;
  • Dan sebagainya.

Fakta keempat…
Aku adalah seorang nekat.

Buktinya:

  • Aku hampir selalu pulang kampung dari Jakarta ke Kebumen seorang diri (mbalik ke Jakarta lagi juga seorang diri);
  • Aku berangkat dan pulang kerja dengan mengendarai motor, padahal kemampuanku mengendarainya masih di bawah standar;
  • Dan sebagainya.

Fakta kelima…
Aku adalah seorang mudah tersasar.

Buktinya:

  • Jika sudah berada di dalam PGC Cililitan, aku tidak bisa menemukan pintu keluar selain dengan cara menyusuri toko-toko yang berderet di paling pinggir;
  • Meski sudah tinggal di PJMI Pondok Aren selama tiga tahun, aku pernah tidak bisa kembali ke kosku padahal hanya berada dua blok darinya (pas awal-awal di PJMI, aku sering nyasar sih biasa…, nah yang ini udah tiga tahun kok ya masih nyasar?);
  • Aku hampir selalu tersasar jika melakukan perjalanan Bintaro-Cililitan (PP) mengendarai motor, padahal sudah bertahun-tahun aku melewati jalur itu dengan kendaraan umum;
  • Aku selalu tersasar jika pulang kerja tidak melewati jalur Wahidin-Gunung Sahari-Kramat-Salemba-Matraman-Otista-Dewi Sartika-Cililitan Besar (pernah nyasar sampai ke Jakarta Utara, hampir Bekasi, dan tempat-tempat lain yang aku tak tahu namanya…);
  • Dan sebagainya.

Fakta keenam…
Aku adalah seorang bervolume suara kecil.

Buktinya:

  • Banyak orang tidak menengok jika baru kupanggil namanya satu kali;
  • Banyak orang sering berkata padaku “hah?” atau “apa?” atau “what did you say?” ketika kuajak bicara;
  • Banyak orang sering berkata padaku “suaramu kok pelan amat, sih?”;
  • Dan sebagainya.

Fakta ketujuh…
Aku adalah seorang penyuka tomat.

Buktinya:

  • Aku suka memakan tomat;
  • Aku memasang gambar tomat dimana-mana (cuma di Gtalk dan di FS sih…);
  • Dan sebagainya.

Fakta kedelapan…
Aku adalah seorang penyuka film Top Gun, Beautifull Mind, The Others, The Sixth Sense, dan Cast Away.

Buktinya:

  • Aku baru saja mengatakan (menulis/mengetik) bahwa aku menyukai film-film tersebut (lihat atas!);
  • Dan sebagainya.

Fakta kesembilan…
Aku adalah anak terakhir.

Buktinya:

  • Setelah aku lahir, Ibu tidak melahirkan siapa-siapa lagi;
  • Setelah aku lahir, Ayah tidak mempunyai anak yang lebih muda dariku;
  • Mas Ugo tidak punya adik selain aku;
  • Banyak orang mengatakan bahwa aku anak terakhir, mulai dari Mbah Putri, Pakdhe, Budhe, Om, Tante, Paklik, Bulik, para sepupu dan handai taulaun, serta orang-orang yang mengenal silsilah keluargaku lainnya;
  • Dan sebagainya.

Fakta kesepuluh…
Aku tidak bisa mematuhi peraturan nomor 3 dan 4 dengan sempurna.

Buktinya:

  • Aku tidak menulis sepuluh nama orang yang harus aku beri tugas ini;
  • Aku tidak mengirim pesan ke sepuluh orang untuk mengerjakan tugas ini dan melihat blogku untuk keterangan lebih lanjut;
  • Aku hanya merantaikan tugas ini kepada empat orang saja, yaitu:
  1. Adek Arif;
  2. Pu;
  3. Donny Yordan;
  4. Sigit;
  • Dan sebagainya.

Cukup sekian dan terima kasih.
:)

NB: Ada satu lagi fakta tentang aku, yaitu aku tidak suka dan tidak pandai berbohong. Apa yang aku tulis di atas Insya Allah benar-benar benar…

Kategori: catatanku
Ditandai: , ,

Renissin

23 April, 2008 · & Komentar

Jika Andrea Hirata mempunyai teman-teman masa kecil yang tergabung dalam Laskar Pelangi, maka aku pun mempunyai teman-teman masa kecil yang tergabung dalam Renissin.

Tentu saja Renissin sangat berbeda dengan Laskar Pelangi. Tak ada yang terlalu istimewa dari Renissin. Ia hanyalah sekumpulan tiga gadis cilik yang masih duduk di kelas 3 SD. Tiga gadis cilik itu adalah Reni (aku), Nissa, dan Iin.

Jika Laskar Pelangi biasa duduk-duduk di dahan filicium/pohon kerai payung, maka Renissin biasa duduk-duduk di bawah pohon beringin yang tumbuh di halaman SDN Kemujan.

Filicium milik Laskar Pelangi biasa dihinggapi Papilio blumei, Colias crocea, dan Colias myrmidone, sedangkan pohon beringin milik Renissin biasa dihinggapi ulat-ulat kecil yang (bagiku) mengerikan.

Awalnya, kami bertiga sama sekali tidak mengetahui ada ulat-ulat yang (bagiku) mengerikan itu. Ketika guru piket membunyikan lonceng tanda istirahat, kami segera keluar kelas, membeli jajan, dan mengunjungi markas kecil kami di bawah pohon beringin.

Berada di bawah pohon itu terasa sejuk dan nyaman. Kami betah berlama-lama di sana untuk sekadar mengobrol sambil menghabiskan jajan yang kami beli. Baru setelah ada seseorang di antara kami mengalami insiden mengerikan gara-gara ulat kecil yang bersemayam di pohon itu, kami menyadari bahwa kami telah salah memilih markas.

Sayangnya, Renissin hanya berumur beberapa bulan saja. Masing-masing dari kami menemukan teman dekat lain yang lebih cocok. Namun, bukan berarti kami bertiga tidak berteman lagi. Kami masih tetap berteman, hanya saja tidak mengeksklusifkan diri dalam kelompok Renissin.

Walaupun hanya seumur jagung, Renissin meninggalkan kenangan yang sangat indah di benakku. Bibirku selalu tersenyum jika aku teringat berbagai kejadian lucu yang kulewati bersama kedua temanku itu.

Tiga belas tahun lebih telah berlalu. Sekarang, aku berada di kota Jakarta. Kedua temanku, Nissa dan Iin, masih berada di sana, di sebuah desa kecil yang pernah tumbuh di atasnya sebuah pohon beringin penuh ulat. Pohon itu telah ditebang. Mantan markas Renissin telah tiada.

Semenjak lulus SD, kami memang jarang bertemu. Kami bertiga bersekolah di tiga sekolah yang berbeda. Bahkan, ketika menduduki bangku SMA, Nissa bersekolah di kota lain.

Selulus SMA, Nissa kembali. Bersama Iin, dia kuliah di sebuah sekolah tinggi ilmu kesehatan di kota kami. Mereka kembali bersama, sedangkan aku sendiri kuliah di Jakarta.

Sekarang, kudengar dari ibuku, mereka sedang mengerjakan skripsi. Masih kudengar dari ibuku, ada salah seorang di antara mereka yang sedang mengalami masalah berat dalam proses pengerjaan skripsinya. Ah, aku tak bisa membantunya selain mendoakan dia semoga bisa menghadapi masalah-masalahnya dengan kuat dan tabah.

Mungkin dia tidak akan membaca tulisan ini, tapi aku ingin menyemangati dia. Aku ingin menyemangati dia seperti dulu aku menyemangatinya untuk terus berusaha memahami isi RPAL dan rumus-rumus matematika sewaktu ujian nasional SD sudah di depan mata. (padahal waktu itu aku juga ga bisa paham-paham…)

Janganlah engkau berputus asa dari rahmat Allah, Teman. Kudoakan engkau bisa melewati semua masalah yang engkau hadapi saat ini. Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan.

Teruslah berdoa dan berikhtiar untuk mendapatkan jalan keluar dari semua masalahmu. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.

Semangat mengerjakan skripsimu ya…! :)

Kategori: catatanku
Ditandai: , , ,

Bumiku…

22 April, 2008 · & Komentar

Tadi kusempatkan membaca blog temanku Nur. Selamat hari bumi…, begitu judul postingan terbarunya.

Yach, aku jadi malu.

Menanam pohon? Belum.
Menghemat listrik? Sedang berusaha.
Menggunakan kendaraan umum? Sudah tidak pernah, sekarang kemana-mana naik motor. (tapi aku selalu menggunakan pertamax dan pertamax plus kok…yang beroktan tinggi…meskipun menguras dompetku banget… :( )

Dulu aku berusaha kemana-mana menggunakan kendaraan umum, tetapi setelah mengalami berbagai kejadian tidak mengenakkan saat berada di dalamnya (mulai dari kecopetan tiga kali sampai diganggu orang iseng), akhirnya aku memutuskan untuk memakai motor untuk bepergian.

Yach, Pemerintah belum bisa menjamin keamanan dan kenyamanan para pengguna kendaraan umum. Selama Pemerintah belum bisa menjamin, aku pun belum siap untuk mengulang kejadian-kejadian tidak mengenakkan itu…

Maafkan aku, Bumi… Aku akan berusaha menyayangimu dengan lebih dan lebih…

Maafkan aku…

:’(

Kategori: catatanku
Ditandai: