“Fairuz”

Reni Melabrak Orang

9 Mei, 2008 · & Komentar

Reni melabrak orang???

Iya, aku melabrak orang, di kantor, seniorku pula.

Eit, Anda jangan membayangkan ada seorang gadis sedang berkacak pinggang, matanya merah menyala, memarahi seorang yang lebih tua darinya, sambil sesekali menunjuk-nunjuk mukanya, memasang nada suara tinggi, dan mengeraskan volumenya pula. Bukan, bukan seperti itu. Tak bisa aku melakukan itu. Bahkan terhadap Mas Ugo pun, orang yang paling menyebalkan sedunia (versiku, lho :) , tapi dia juga kakak paling baik sedunia kok), aku tak bisa aku melakukan itu, meskipun dia sudah melakukan hal yang sangat menyebalkan, yang amat sangat menyebalkan sekali pun. Aku melabrak orang itu dengan gayaku. (emang seperti apa sih gayaku?)

Tak pernah ada kata “melabrak orang” dalam kamus hidupku (mungkin ada, tapi aku ga nyadar :) ). Namun, kali ini aku dengan amat sangat terpaksa menulis kata “melabrak orang” dalam kamus Reni. “Melabrak orang” dengan gayaku. Orang ini sudah sangat keterlaluan. Dia telah mencemarkan nama baik teman-temanku. Ini sudah untuk ke sekian kalinya dia melakukan pencemaran nama baik itu. Aku tidak terima! Aku tidak terima! Aku akan menumpas kejahatan dan menegakkan keadilan di muka bumi ini!!! (halah halah!)

Apa sih yang orang itu lakukan? Ah, sudahlah, tak perlu dibahas. (padahal buat Anda mungkin ini poin yang paling penting)

Dengan tatapan dingin, tanpa senyum, kuangkat sedikit suaraku, “Anda jangan melakukan pencemaran nama baik ini lagi. Anda sudah sangat keterlaluan. Anda tidak berhak melakukan ini semua kepada teman saya. Jika Anda tetap ingin melakukan itu, Anda jangan duduk di situ lagi. Perbuatan yang Anda lakukan adalah suatu hal yang tidak sepatutnya dilakukan. Itu bukan bercanda, itu adalah mencemarkan nama baik. Anda sudah membuat beberapa teman saya ketakutan. Anda sudah sangat keterlaluan. Jangan lakukan itu lagi. Anda tidak berhak melakukan itu. Maaf jika saya agak kasar.”

Bagiku itu adalah “melabrak”. Tak tahu bagi kalian.

Astaghfirullah, aku melabrak orang…


Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: , , ,

10 tanggapan so far ↓

  • ratutebu // 10 Mei, 2008 pada 2:10 pm | Balas

    astaghfirullah,, *sabar.. sabar..
    saiia pernah ga ya nge-labrak orang,, *inget2,,

    astaghfirullah,, :oops:

  • Farijs van Java // 10 Mei, 2008 pada 8:25 pm | Balas

    bagus… pertahankan prestasimu, nak.

    anda naik satu level.

  • fauziah85 // 12 Mei, 2008 pada 9:23 am | Balas

    Wah… hebat Ren. Jadi pengin liat versi live-nya. Hihihi… (btw, sapa sih?? penasaran nih)

  • fairuzdarin // 12 Mei, 2008 pada 12:49 pm | Balas

    -> ratutebu:
    Inget-inget ya Mba… :)

    -> Farijs:
    Prestasi??? Naik satu level???

    -> fauziah:
    Ga ada siaran ulang je, Nur…
    Ga tahu bakal terulang lg apa ga. Pengennya cukup sekali aja dalam hidupku. :)

  • nora // 12 Mei, 2008 pada 3:18 pm | Balas

    Iya ni. Reni keren. berani :)
    chayo buat Reni (he5 koq malah dukung sich?)
    benerang Ren, kata2nya kayak gitu? semoga hubungan kalian lebih baik lagi ke depan ya.. :)

  • Ghufron // 12 Mei, 2008 pada 4:46 pm | Balas

    Hehe,

  • fairuzdarin // 12 Mei, 2008 pada 4:55 pm | Balas

    -> nora:
    Versi aslinya mungkin boleh dibilang lebih kasar… :(
    Kok orang-orang pada mendukung perbuatanku ini sih??? Aku jadi ga mengerti…
    Insya Allah hubungan kerja kami tetap baik-baik saja, kami kan profesional. :)

    -> Ghufron:
    Wah, ada Mas-e Nora. Selamat datang di blog “Fairuz”, Mas… :)
    (Kok “hehe” doang???)

  • anonim // 16 Mei, 2008 pada 2:01 pm | Balas

    karo mase yo ojo ngono Ren, kudune sing akur, iso kerjo bareng2. Suk yen masmu ngono neh ojo dilabarak ya? Berikan dia kesempatan untuk bercanda, dari pada terus-terusan bertapa

  • yuyud // 25 Mei, 2008 pada 8:29 pm | Balas

    betul kui ren.sing kalem to?jaga tingkahmu hey anak muda…..!!!!!!

  • fairuzdarin // 29 Mei, 2008 pada 10:55 am | Balas

    -> anonim:
    Oke, Must… Yo yo yo…
    Kebetulan Mas iku saiki wis ra ngono neh, de’e wedi mbek aku koyone… :mrgreen:
    Tetep iso kerja bareng2. Kan kami profesional. :)

    -> yuyud:
    Oke, jaga tingkah. Sip! Insya Allah. :)

Tinggalkan sebuah Komentar