Tidur panjangku berakhir.
Alhamdulillah, akhirnya aku bangun dari tidur panjangku. Sebenarnya tak ada niat sama sekali untuk menjalani tidur panjang, dulu tahu-tahu aku merasa mengantuk sekali dan akhirnya tertidur. Lelaaap sekali, padahal tidak berdoa terlebih dahulu. Sangat nyenyak, sampai hampir tak ada keinginan untuk bangun dan menulis lagi.
Ada seorang sahabat yang begitu getol membangunkan aku, menyuruhku cuci muka, dan bahkan memintaku untuk menuliskan mimpi yang baru saja aku peroleh. Mungkin kalau hanya satu atau dua kali dia melakukannya, aku tak akan bangun, dia kuabaikan secara tidak sadar. Tetapi ini? Aku bahkan tidak ingat benar sudah berapa puluh kali ia meminta ini: catatan mimpiku. Catatan mimpi yang nyata.

